Uni Emirat Arab

(الإمارات العربية المتحدة)

1. Sejarah Berdirinya UEA

Sebelum merdeka, wilayah UEA dikenal sebagai "Trucial States" (Negara Gencatan Senjata) di bawah protektorat Inggris sejak 1892. Inggris bertanggung jawab atas pertahanan dan urusan luar negeri, sementara emirat memegang otonomi internal.

  • Inggris Mundur: Krisis ekonomi tahun 1968 memaksa Inggris cabut dari Teluk pada akhir 1971.
  • Proklamasi: 2 Desember 1971 oleh 6 emirat di Union House, Dubai. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Nasional.
  • Emirat ke-7: Ras Al Khaimah resmi bergabung pada 10 Februari 1972.
  • Tokoh Pendiri: Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan (Presiden Pertama & Bapak Bangsa).

2. Pertahanan & Keamanan

UAE menggunakan strategi "Pertahanan Cerdas" dengan modernisasi teknologi otonom, AI, dan sistem anti-drone.

Insiden 2026: Pada Februari-Maret 2026, sistem pertahanan UAE berhasil menangkal serangan ratusan rudal balistik dan drone, memperkuat statusnya sebagai salah satu militer terkuat di regional.
  • Alutsista: Mengoperasikan Rafale F4, F-16E Block 60, dan sistem anti-drone FS-LIDS senilai $2.10 miliar.
  • Prioritas Maritim: Pengamanan Selat Hormuz sebagai jalur vital 20% minyak dunia.
  • Keamanan Siber: Peringkat 2 di Timur Tengah dengan sistem pengawasan infrastruktur kritis yang sangat ketat.

3. Sumber Daya Negara

Kategori Sumber Daya Fakta Kunci & Strategi 2026
Minyak & Gas Cadangan ke-7 dunia (~107 miliar barel). Abu Dhabi memegang >90% cadangan gas nasional.
Ekonomi Non-Migas Pariwisata mewah, jasa keuangan Dubai, dan konstruksi bernilai $350 miliar+.
Diversifikasi Porsi minyak terhadap PDB turun menjadi ~30%. Fokus ke ekonomi berbasis pengetahuan.
Energi Terbarukan Investasi besar di PLTS gurun dan PLTN Barakah untuk kemandirian energi masa depan.